Kamis, 26 Januari 2012

Teori Manajemen

Teori manajemen

Manajemen ilmiah

Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lilian Gillbreth. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini, untuk kemudian dihilangkan. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari, menggenggam, memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka, Gilbreth, yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.
Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya, Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Melalui penelitian, ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sementara untuk batu bata interior, ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth, tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari.

Pendekatan kuantitatif 

Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik, Model Optimasi, model selektif, atau simulasi komputer untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya; Analisis jalur (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien; model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model)

Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II Setelah perang berakhir, teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz kids" Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.




Klasifikasi
Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:
  • Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.
  • Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia.
  • Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
  • Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.
  • Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.
  • Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen

21 komentar:

  1. manajemen itu mengajarkan cara kita mengelola,memproses suatu perusahaan yang kita sedang tekuni, jadi kita harus teliti dalam mengelolanya

    BalasHapus
  2. manajemen mengajarkan cara mengolah,dalam mengelolah suatu bisnis dibutuhkan teknik-teknik tertentu yang tujuan utamanya adalah meningkatkan laba penghasilan

    BalasHapus
  3. era manajemen ilmiah ini ditandai dengan ada dan berkembangnya ilmu manajemen di kalangan insinyur

    BalasHapus
  4. manajemen yah proses pemasaran yang ada dalam tiap kalangan , dan di bagi menjadi beberapa klasifikasi seperti yg di tulis diatas . menurut gua sih apa yg di post kesini memang bener karena klo ga ada klasifikasinya maka kita ga bisa membedakan satu sama lain bener ga ?

    BalasHapus
  5. suatu manajemen harus memiliki seorang manajer yg jujur dan bertanggung jawab dalam perkerjaannya

    BalasHapus
  6. apa kaitannya manajemen ilmiah dengan Pendekatan kuantitatif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaitannya , jika manajemen ilmiah tidak di support dengan pendekatan kuantitatif maka akan terjadinya kesalahan pengambilan kebijakan , dan kebijakan - kebijakan yang ada sangar membantu menunjang manajemen ilmiah tersebut .

      Hapus
  7. teori tersebut sangat baik untuk dijadikan contoh

    BalasHapus
  8. Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik, Model Optimasi, model selektif, atau simulasi komputer untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah singkatnya sih begitu . tapi yg penting sesuai dengan alirannya , dan jangan lupa untuk mengindentifikasi dahulu

      Hapus
  9. perkembangan teori manajemen sangat ini berkembang sangat pesat

    BalasHapus
  10. sebelum anda belajar manajemen pelajarilah teori-teori tersebut.

    BalasHapus
  11. teori2 di atas sangat berguna untuk memperdalam ilmu kita tentang manajemen,

    BalasHapus
  12. Teori manajemen adalah dasar menuju teori manajemen selanjutnya

    BalasHapus
  13. teori manajemen adalah suatu dasar seorang manager untuk menjadi manager yang baik

    BalasHapus
  14. 6 teori ini bisa di jadikan sebuah gambaran terhadap manjer yang sudah bekerja dengan baik atau sebaliknya

    BalasHapus
  15. fungsi dari pengembangan kuantitatif ?

    BalasHapus
  16. dalam teori ini masing-masing sangat memiliki peranan penting dalam manajemen

    BalasHapus
  17. Manajemen adalah suatu proses pengendalian upaya dari anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

    BalasHapus